BEKABAR.ID, TANJABBARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mendampingi Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., dalam pelepasan peserta Tradisi Budaya Festival Arakan Sahur pekan pertama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut digelar di halaman Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Sabtu (21/02) malam.
Acara berlangsung meriah dan
penuh antusiasme masyarakat. Turut hadir Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr.
H. Katamso, SA, S.E., M.E., unsur Forkopimda beserta istri, Ketua TP-PKK, Ketua
GOW, OPD terkait Provinsi Jambi, Staf Ahli Kabupaten Muaro Jambi, para Pejabat
Tinggi Pratama dan administrator di lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat,
serta tamu undangan lainnya.
Pelepasan peserta Festival Arakan
Sahur 2026 secara resmi dilakukan oleh Wakil Gubernur Jambi yang didampingi
Bupati, Wakil Bupati, serta unsur Forkopimda.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil
Gubernur Abdullah Sani membacakan sambutan Gubernur Jambi yang menegaskan bahwa
Festival Arakan Sahur merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi
tradisi budaya, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan
masyarakat.
Tradisi arakan sahur dinilai
sebagai media dakwah kultural yang tumbuh dari kearifan lokal serta menjadi
wadah kreativitas generasi muda dalam melestarikan nilai-nilai Islami yang
diwariskan secara turun-temurun.
Wakil Gubernur juga mengajak
seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan tradisi ini agar tetap
tertib dan aman, serta tidak mengurangi kekhusyukan ibadah di Bulan Suci
Ramadan.
Sementara itu, Bupati Anwar Sadat
menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Arakan Sahur yang menjadi
salah satu tradisi kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat.
“Kami mengapresiasi kreativitas
para peserta yang semakin baik dan berkembang setiap tahunnya. Semoga kreasi
dan inovasi generasi muda kita terus meningkat dalam melestarikan tradisi
budaya kebanggaan daerah,” ungkapnya.
Menurut Bupati, selain menjadi
ajang silaturahmi, arakan sahur juga memberikan dampak positif terhadap
pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.
“Terima kasih kepada para pelaku
UMKM yang telah menyuguhkan beragam kuliner khas daerah. Kegiatan ini menjadi
pemantik ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang kaki lima hingga industri
rumahan,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Bupati
mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban selama
festival berlangsung agar Kuala Tungkal tetap menjadi kota yang asri, nyaman,
dan tertib sepanjang Ramadan.
Festival Arakan Sahur 2026 pun
diharapkan terus menjadi ruang ekspresi budaya dan spiritual yang memperkuat
identitas serta kebersamaan masyarakat Tanjung Jabung Barat di bulan penuh
berkah ini.(*)

