BEKABAR.ID, KERINCI – Debat terbuka calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, Selasa malam (12/11/2024), memunculkan momen panas ketika Murison menilai jawaban Ezi tidak sesuai dengan pertanyaan. Saat itu, Murison menanyakan langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui sistem berbasis prestasi kerja bagi ASN (Aparatur Sipil Negara).
Alih-alih memberikan jawaban yang
menyentuh aspek pengembangan dan penilaian kinerja ASN, Ezi malah membahas
sistem integrasi digitalisasi layanan publik. Ezi menguraikan bahwa dalam
visinya, masyarakat dapat mengajukan pengaduan melalui jalur digital. Ia
menyebut rencana mengirimkan tautan atau link khusus bagi masyarakat untuk
menyampaikan keluhan langsung kepada bupati.
Mendengar jawaban yang dianggap tidak
relevan dengan pertanyaannya, Murison langsung merespons dengan tegas, menilai
Ezi tidak menyentuh inti masalah yang ia tanyakan.
“Ini (jawaban, red) mungkin kurang
nyambung, karena yang ditanyakan tadi, tentang prestasi ASN, bukan hubungan
dengan masyarakat,” ujar Murison sambil menegaskan bahwa jawaban Ezi tidak
sesuai dengan konteks yang diminta.
Editor: Sebri Asdian