BEKABAR.ID, TANJABBARAT - Seekor harimau dilaporkan masuk ke kawasan permukiman warga Desa Sungai Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, dalam beberapa hari terakhir. Satwa liar yang dilindungi itu diduga bergerak dari wilayah Desa Kempas Jaya sebelum terlihat di sejumlah titik dekat rumah penduduk.
Sedikitnya tiga warga menyatakan melihat langsung keberadaan harimau di Parit 8, Parit 7, dan Parit 6. Warga menyebut jarak kemunculan satwa tersebut sangat dekat dengan permukiman, sehingga memicu kekhawatiran akan keselamatan jiwa.
Penampakan harimau itu berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Sejumlah warga memilih membatasi kegiatan di luar rumah, terutama pada pagi dan sore hari. Aktivitas berkebun dan kegiatan ekonomi warga ikut terganggu.
Kepala Desa Sungai Kayu Aro, Sutiman, mengatakan pemerintah desa telah menerima laporan warga dan meminta penanganan segera dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). “Kami meminta BKSDA turun langsung ke lapangan untuk menangani situasi ini,” kata Sutiman, Selasa, 23 Januari 2026.
Menurut dia, penanganan diperlukan untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa liar. "Kami mengimbau warga tetap waspada dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu agresivitas harimau, sembari menunggu langkah lanjutan dari pihak berwenang," tukasnya. (*)
Ilustrasi AI genered bekabar.id 
