BEKABAR.ID, TANJABBARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi (Prodi) di lingkungan Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala Tungkal bersama para stakeholder, Rabu (11/02), bertempat di Ruang Pola Utama Kantor Bupati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dekan Fakultas Hukum dan Komunikasi
IAI An-Nadwah, Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam, Ketua Prodi Komunikasi dan
Penyiaran Islam, para dosen, alumni Prodi Hukum Keluarga Islam, mahasiswa
selingkup Fakultas Hukum dan Komunikasi, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati
Katamso menegaskan bahwa Program Studi Hukum Keluarga Islam bukan hanya
relevan, tetapi juga merupakan salah satu jurusan yang paling aplikatif karena
bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Muslim di tingkat kabupaten.
“Pengembangan dan dukungan
terhadap jurusan ini di perguruan tinggi yang berada di wilayah kabupaten, atau
yang melayani kebutuhan masyarakat kabupaten, akan berdampak langsung pada
peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan dan hukum,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan Prodi
Hukum Keluarga Islam akan berkontribusi pada penguatan ketahanan keluarga,
penyelesaian konflik secara adil dan damai, serta percepatan pembangunan
berbasis data dan nilai-nilai keislaman yang moderat.
Lebih lanjut, Wabup Katamso
menyampaikan bahwa investasi pada sumber daya manusia di bidang Hukum Keluarga
Islam merupakan investasi jangka panjang bagi stabilitas sosial, kesejahteraan
keluarga, serta efektivitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tanjung
Jabung Barat.
Menurutnya, lulusan Hukum
Keluarga Islam memiliki peran vital di lingkungan pemerintah daerah sebagai
“pelayan hukum dan sosial yang memahami hati nurani masyarakat religius”.
“Mereka bukan hanya birokrat,
tetapi juga pemberi solusi, pendamai, dan pemberdaya yang mengedepankan
pendekatan holistik—hukum, sosial, dan spiritual. Kontribusi mereka menyentuh
aspek paling mendasar dalam masyarakat, yakni keluarga sebagai unit terkecil
dan terpenting dalam membangun ketahanan sosial serta kesejahteraan daerah,”
tambahnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi
diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Acara kemudian ditutup dengan
penyerahan saran dan masukan secara tertulis dari para peserta terkait
penguatan visi dan misi Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala
Tungkal. (*)

