BEKABAR.ID, KERINCI - Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat langkah menuju tata kelola pemerintahan desa yang modern dan berbasis teknologi. Hal tersebut ditandai dengan kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa Kabupaten Kerinci Tahun 2026 sekaligus Penyerahan Piagam Penghargaan kepada 10 Desa Terbaik Penerapan Digitalisasi Desa Tahun 2025.
Kegiatan yang diselenggarakan
oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kerinci tersebut
berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Kamis (23 April 2026). Acara
ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama seluruh pemangku
kepentingan untuk mendorong transformasi digital hingga ke tingkat desa.
Penandatanganan komitmen bersama
dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si, bersama Wakil
Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si, serta Sekda Kerinci Zainal
Efendi, SP., M.Si. Turut menandatangani komitmen tersebut Asisten Pemerintahan
dan Kesra, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Inspektur Daerah,
Kepala Bappeda Litbang, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPKPD, Kepala Dinas
Pendidikan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Perpustakaan, para camat lingkup
Pemerintah Kabupaten Kerinci, Ketua APDESI, serta Ketua Forum Kepala Desa dari
18 kecamatan di wilayah Kabupaten Kerinci.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi
menegaskan bahwa digitalisasi desa merupakan bagian penting dari upaya
meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
“Ke depan kita ingin pelayanan
pemerintahan desa semakin modern, berbasis teknologi bahkan menuju pelayanan
tanpa kertas, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat,
transparan dan akuntabel,” ujar Monadi.
Ia juga menekankan pentingnya
peran pemerintah kecamatan sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam
membina serta mendampingi pemerintah desa agar mampu menerapkan sistem
pelayanan berbasis digital secara optimal.
“Saya berharap pemerintah
kecamatan dapat mengayomi serta membimbing pemerintah desa dalam penerapan
pelayanan berbasis digital, sehingga seluruh desa di Kabupaten Kerinci dapat
bergerak menuju desa digital,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Monadi
menyampaikan bahwa salah satu upaya dalam mewujudkan Kerinci yang berdaya
saing, maju dan sejahtera adalah melalui penguatan inovasi serta pemanfaatan
teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan hingga ke tingkat desa.
Dalam implementasinya, pelayanan
digital desa di Kabupaten Kerinci menggunakan aplikasi GEMA DESA (Gerbang
Elektronik Masyarakat Desa) yang digagas oleh Dinas Kominfo Kabupaten Kerinci.
Aplikasi ini menjadi platform layanan administrasi dan informasi desa berbasis
elektronik untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat secara cepat,
transparan, dan efisien.
Pada kesempatan tersebut,
Pemerintah Kabupaten Kerinci juga memberikan piagam penghargaan kepada 10 desa
terbaik penerapan digitalisasi desa tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas
inovasi dan komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital.
Adapun desa-desa yang menerima
penghargaan tersebut yaitu:
1. Desa Pugu – Kecamatan Air
Hangat Barat
2. Desa Kecil – Kecamatan Air
Hangat Barat
3. Kelurahan Lempur Tengah –
Kecamatan Gunung Raya
4. Desa Sungai Asam – Kecamatan
Kayu Aro Barat
5. Desa Koto Dua Baru – Kecamatan
Air Hangat Barat
6. Desa Pending Talang Genting –
Kecamatan Danau Kerinci
7. Desa Air Hangat – Kecamatan
Air Hangat Timur
8. Desa Koto Mudik – Kecamatan
Air Hangat Barat
9. Desa Koto Diair – Kecamatan
Air Hangat
10. Desa Koto Tengah – Kecamatan
Air Hangat Barat
Bupati Kerinci menyampaikan
apresiasi dan penghargaan kepada desa-desa yang telah berhasil
mengimplementasikan pelayanan berbasis digital dengan baik.
“Penghargaan ini merupakan bentuk
apresiasi pemerintah daerah kepada desa yang telah berinovasi dalam memberikan
pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Kami berharap desa lainnya dapat
menjadikan hal ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi,” ungkapnya.
Dengan adanya penandatanganan
komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci optimistis percepatan
digitalisasi desa akan semakin berkembang sehingga mampu menghadirkan pelayanan
publik yang lebih modern, efektif, dan memberikan manfaat langsung bagi
masyarakat. (*)


