BEKABAR.ID, TANJABBARAT - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Al Muta’allimin, Desa Rantau Badak Lamo, Kecamatan Muara Papalik, Selasa (3/3). Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan
yang diserahkan meliputi bantuan uang untuk pembangunan masjid, 10 santunan
bagi anak yatim dan piatu, 10 santunan bagi takmir masjid, 20 paket sembako
untuk kaum dhuafa, serta 50 paket sembako bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Selain itu, pemerintah daerah
juga menyalurkan sejumlah bantuan lainnya, di antaranya satu paket Al-Qur’an,
perlengkapan kebersihan masjid, satu buah kalender masjid, bantuan bagi lima
balita, serta bantuan untuk satu ibu hamil. Penyerahan bantuan dilakukan secara
simbolis oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E.,
M.E., dan disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.
Safari Ramadan tersebut dipimpin
langsung oleh Wakil Bupati Katamso dan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang
Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,
serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas
Komunikasi dan Informatika, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian
dan Perdagangan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bappeda,
serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat.
Turut hadir pula Camat Muara
Papalik, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan seperti Kapolsek dan
Danramil, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati
Katamso menyampaikan bahwa Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi
antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk
menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, salah satu
program yang telah direalisasikan adalah pemberian sepeda motor dinas kepada
134 Dai Desa di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai bentuk
dukungan terhadap kegiatan dakwah di tingkat desa.
Selain itu, pemerintah daerah
juga telah mengalokasikan honorarium bagi 6.779 orang yang terdiri dari imam
masjid, guru ngaji, dan kaum masjid di desa dan kelurahan. Pemerintah juga
memberikan honorarium kepada 2.000 petugas pemandi jenazah, serta menyelenggarakan
pelatihan tenaga kerja berbasis produktivitas bagi 592 orang guna meningkatkan
keterampilan dan kemandirian masyarakat.
Meski demikian, pemerintah daerah
juga menghadapi tantangan fiskal pada tahun anggaran 2026. Wakil Bupati
mengungkapkan bahwa alokasi APBD untuk kegiatan pembangunan di Kecamatan Muara
Papalik mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp32,65 miliar menjadi Rp12,183
miliar.
Menurut dia, kondisi tersebut
menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola
sumber daya yang tersedia, termasuk mengoptimalkan potensi daerah serta
memaksimalkan dukungan dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kondisi fiskal memang menurun,
namun tidak menyurutkan semangat kami. Ini menjadi tantangan untuk lebih
inovatif, mengoptimalkan potensi daerah, serta memaksimalkan dukungan CSR,”
kata Katamso.
Ia menambahkan, pemerintah daerah
tetap memprioritaskan perbaikan infrastruktur dasar secara bertahap sesuai
kemampuan anggaran. Di sisi lain, program sosial dan pemberdayaan masyarakat
dipastikan tetap berjalan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh
masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil
Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap
potensi kebakaran hutan dan lahan, mengingat wilayah tersebut mulai memasuki
musim kemarau. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga
lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan banyak
pihak.


