BEKABAR.ID, JAMBI - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengemukakan, mendidik anak dengan Al-Qur'an adalah investasi terbaik dunia-akhirat karena membentuk generasi berakhlak mulia, cerdas, dan bertakwa. Anak saleh yang dididik dengan nilai-nilai Al-Qur'an menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah orang tua wafat, menjadi pedoman hidup, dan pelindung dari perilaku yang tidak baik. Pernyataan tersebut dikemukakan Wagub saat memberikan tausiah pada Harlah Pondok Pesantren Al-Kautsar yang ke- 4 dan Wisuda Tahfidz, bertempat di Pondok Pesantren AL-Kautsar Jambi, Desa Pematang Gajah Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (14/02/2026) malam.
Sebelumnya Wagub Sani mengajak
semua yang hadiri untuk berdoa bersama membacakan Al-Fatihah untuk mengenang
para pendiri Jambi ini sebagai wujud penghormatan kepada para almarhum,
termasuk ulama dan tokoh-tokoh yang telah berjasa bagi Provinsi Jambi.
Pada kesempatan tersebut Wagub
Sani juga mengajak semua yang hadir memuliakan ahlul Qur'an (penghafal,
pembaca, dan pengamal Al-Qur'an) karena hal itu adalah bagian dari mengagungkan
Allah SWT, mereka adalah keluarga Allah di bumi. "Bentuk penghormatan
meliputi menghormati mereka, tidak menyakiti, mengutamakan mereka, dan
meneladani akhlaknya, karena mereka membawa kemuliaan wahyu Allah," ujar
Wagub Sani.
"Keutamaan Ahlul Qur'an
Allah akan meninggikan derajat mereka, memberikan syafaat di hari kiamat, dan
menempatkan mereka bersama malaikat yang mulia, mereka mendatangkan keberkahan,
mengangkat derajat, dan merupakan tanda cinta kepada kitab suci,"
lanjutnya.
Dikatakan Wagub Sani, Wisuda
tahfidz hari ini salah satu bentuk
al-kautsar—nikmat terbesar yang Allah berikan kepada wali santri dan pondok
ini. Menurutnya, santri-santri yang diwisuda adalah aset akhirat, mahkota cahaya
bagi orang tuanya. "Kepada para santri yang diwisuda, menghafal Al-Qur'an
adalah awal, bukan akhir. Menjaga hafalan (murojaah) jauh lebih berat daripada
menghafal. Jadilah Ahlul Qur'an yang berakhlak mulia. Jangan bangga dengan
hafalannya, tapi takutlah jika Al-Qur'an tidak meresap dalam perilaku
sehari-hari. Ingat, santri harus berkualitas dan memiliki karya," kata
Wagub Sani.
"Kepada orang tua, saya
berpesan jangan ragu meluangkan harta untuk bersedekah dan membahagiakan orang tua dan mendidik
anak-anak dengan Al-Qur'an. Rezeki yang dikeluarkan untuk pendidikan agama
tidak akan berkurang, melainkan bertambah. Sedekah merupakan wujud syukur,
melipatgandakan rezeki, menghapus dosa, dan memberikan ketenangan hati. Amalan
ini juga membantu sesama, mendatangkan keberkahan," sambungnya.
Selain itu, Wagub Sani juga
mengajak semua yang hadir untuk berbuat baik dengan sesama manusia, terutama,
kakak beradik, sesama tetangga. "Hablum minannas konsep Islam mengenai hubungan baik antar
manusia, yang mencakup silaturahmi, kepedulian sosial, serta sopan santun
(adab). Menjaga hubungan ini wajib seimbang dengan hablum minallah (hubungan
dengan Allah). Penerapannya meliputi jujur dalam bermuamalah, tidak menyakiti
tetangga, memaafkan, dan menjaga lisan maupun jemari di dunia maya,"
pungkas Wagub Sani.
Sementara itu, Ketua
penyelenggara Harlah Pondok Pesantren Al-Kautsar yang ke- 4 dan Wisuda Tahfidz
Zainal Arifin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Gubernur Jambi yang
telah bersedia hadir dan sekaligus akan memberikan tauziah untuk semua yang
hadir. "Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Wagub Jambi H. Abdullah
Sani, yang bersedia hadir sekaligus akan memberikan tauziah kepada kita semua,
pada kesempatan ini ucapan terima kasih kepada orang tua wali murid yang telah
menyerahkan anak-anaknya untuk belajar di ponpes ini, kemajuan ponpes ini saat
ini ada 57 murid yang mondok disini, ditambah 20 orang yang baru masuk, tadi
sudah kita wisuda itulah hasil yang kita tampilkan," ucapnya. (*)


