Pemkab Kerinci Gratiskan Air PDAM Untuk Masyarakat

Pemkab Kerinci Gratiskan Air PDAM Untuk Masyarakat

BEKABAR.ID, KERINCI - Bupati Kerinci Adirozal menyebutkan jika Pemda Kerinci akan menggratiskan air PDAM untuk masyarakat Kerinci. Selain itu untuk membantu kebutuhan warga pihaknya juga akan memberikan bantuan berupa kupon.

"Bantuan kita berikan dengan cara membagikan kupon. Warga dapat menukarkan kuponnya di warung terdekat atau warung yang ada di desa, supaya ekonomi di desa juga bisa hidup akibat Covid-19 ini," terangnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya menyiapkan lebih dari 20 ribu kupon. Saat ini, petugas sedang melakukan pendataan, jumlah penerima bantuan di tiap desa, bisa saja berbeda sesuai dengan data.

"Pemkab sengaja tidak memberi bantuan dalam bentuk uang, atau menempatkan satu warung untuk penukaran kupon, supaya tidak ada orang berkumpul di satu titik. Misalnya untuk satu desa ada 20 kupon untuk 20 kepala keluarga, maka mereka bisa menukar kupon di warung yang ada di desa dengan bahan pokok yang dibutuhkan. Seperti minyak goreng, gula dan lainnya, yang nilainya sudah ditentukan," jelas Adirozal.

Adirozal menuturkan jika desa juga bisa menganggarkan Dana Desa untuk membantu warga yang terdampak ekonominya akibat Corona. "Desa juga bisa lewat DD," imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Humas Setda Kerinci, Montry saat di Konfirmasi mengatakan, bahwa Pemkab Kerinci memang telah menganggarkan dana untuk warga yang terdampak Covid-19.

"Ya, benar sudah dianggarkan dana untuk bantuan warga oleh daerah, sekarang dalam pendataan," cetusnya.

Untuk diketahui, Pemkab Kerinci telah menyiapkan anggaran untuk membantu masyarakat yang terdampak virus Corona (Covid-19) secara ekonomi sebesar Rp 25,543 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Kerinci.

Bupati Kerinci Adirozal mengatakan, bantuan tersebut dikhususkan untuk warga Kerinci yang terdampak secara ekonomi akibatkan Covid-19 diluar warga yang mendapatkan program PKH dan BLT, serta bukan PNS.

"Hal ini sesuai dengan arahan pusat. Dana tersebut akan dibagikan kepada masyarakat Kerinci selama tiga bulan, untuk 20.000 lebih warga," pungkasnya. (rgk/wow)