Minta Pemprov Jambi Sosialisasikan Pengertian Dumisake

Minta Pemprov Jambi Sosialisasikan Pengertian Dumisake

BEKABAR.ID, JAMBI - Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jambi H. Abun Yani, SH meminta TAPD dan Gubernur Jambi untuk menyampaikan secara tegas dan jelas kepada masyarakat provinsi Jambi melalui media cetak maupun elektronik bahwa Dumisake bukan akronim maupun penyerahan bantuan keuangan sejumlah Dua Milyar Satu Kecamatan.

melainkan program unggulan yang diformulasikan ke dalam Jambi Cerdas dan Pintar, Jambi Sehat, Jambi Tangguh, Jambi Agamis dan Jambi Responsif.

" Saya lihat ada kelemahan di sosialisasi dari Dumisake ini, orang menilai ada bantuan dua milyar buat kecamatan, padahal realisasinya termaktub dalam banyak program di OPD di Jambi cerdas, pintar, sehat, tangguh dan lainnya. " ungkap calon kuat Bupati Muaro Jambi tersebut di Jambi (23/6) pagi ini.

Menurutnya semua program itu termaktub di dalam RPJMD Periode 2021-2026. Sehingga sosialisasi hal ini sangat penting karena masyarakat masih menilai DUMISAKE merupakan bantuan keuangan sebesar 2 milyar setiap kecamatan.

Meski menurut pengusaha perkebuan ini secara teori perencanaan, tidak ada satu anggaran dua peruntukan. Satu dumisake lain sisi pokir dewan, ? Artinya ada ketidakjujuran dari segi perencanaan, lain yang dijanjikan, lain yang direncanakan.

Namun, Abun juga mengatakan apapun namanya, selama untuk masyarakat, dirinya tetap berfikir positip akan program pemerintah. Menurut anggota dewan yang dikenal dekat dengan para kepala OPD itu program bantuan yang langsung ke masyarakat itu sudah ada program yang sudah berjalan di dinas dan pokir dewan.

Namun Abun Yani juga mengatakan ada banyak kejadian saat ini dimana program dumisake itu mengakibatkan banyak pokir dewan untuk bantuan langsung ke masyarakat yang seolah hilang. Karena terjadi saling klaim tumpang tindih, padahal dewan sudah melakukan reses untuk menampung aspirasi masyarakat. Artinya secara implementasi Dumisake sekarang menajemannya tidak jelas.

" Saya selaku anggofa DPRD Provinsi Jambi meminta TAPD untuk segera memastikan realisasi program bantuan yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan berkorelasi dengan penanggulangan kemiskinan, " ungkapnya.

Karena menurut anggota Fraksi Partai Gerindra ini, Dumisake apakah sudah tepat sasaran karena banyak masyarakat bertanya ke kita mana progam bantuan perekononian dari pemerintah provinsi seolah belum ada. Makanya kita minta ke pemerinta jelaskandi media. Siapa saja yanb terima dan jenisnya apa.(*)