Kemungkinan Ahmad Jahfar dan Cici Halimah Bersatu, Begini Kata Pengamat Politik

Kemungkinan Ahmad Jahfar dan Cici Halimah Bersatu, Begini Kata Pengamat Politik

0

BEKABAR.ID, TANJAB BARAT - Pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada bulan September mendatang semakin menarik untuk disimak. Beberapa bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat saat ini sudah banyak yang mendeklarasikan diri untuk maju pada perhelatan kontestasi politik lima tahunan tersebut. Tak tanggung-tanggung, para bakal calon tersebut mendeklarasikan diri langsung dengan pasangannya meskipun perahu yang akan mereka gunakan belum pasti ada kepastian serta kejelasannya.

Sebut saja, Anwar Sadat dengan Rodiyanto, Muklis dengan Supardi serta Mulyani Siregar dengan M Amin Abdulah.

Di sisi lain, terdapat juga para bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tanjab Barat yang hingga hari ini sudah menyatakan diri untuk bertarung  pada  Pilbup Kabupaten Tanjung Jabung Barat, namun belum menjatuhkan keputusan perihal pasangan saat maju nantinya. Diantaranya yakni  Ahmad Jahfar yang notabennya adalah wakil ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Cici Halimah yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat sekaligus istri dari Bupati Tanjung Jabung Barat.

Pengamat Politik Provinsi Jambi Khairun Najib mengatakan, setelah banyaknya para bakal calon bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mendeklarasikan diri bersama pasangannya, bukan tidak mungkin antara Ahmad Jahfar dan Cici Halimah bisa bersatu dan menjadi kuda hitam pada percaturan politik Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Keduanya memiliki figur yang masih dinilai sangat baik oleh masyarakat Tanjab Barat. Selain itu, kekuatan basis serta pengalaman selama mereka di legislatif, tentu menjadi hal yang penting dalam memimpin serta menentukan arah birokrasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat nantinya," terang  dosen Ilmu Pemerintahan UIN STS Jambi ini.

Faktor masih menjabat nya Bupati Safrial, lanjutnya, bukan tidak mungkin menjadi kekuatan Cici Halimah saat mencalonkan diri. Karena nantinya dengan sumber daya yang ada, tentulah Bupati Safrial akan mengerahkan segala kekuatan untuk memenangkan Cici Halimah.

Selain itu, anggota DPRD Tanjab Barat tiga periode dari fraksi PDIP tersebut juga satu-satunya bakal calon yang mewakili kaum perempuan.

"Menjabat sebagai ketua TP PKK Tanjab Barat tentu juga menjadi modal dalam kepemimpinan Cici Halimah dalam membangun Tanjab Barat," ujar dia.

Sementara, menurut Khairun Najib, Ahmad Jahfar dengan usianya yang relatif muda di antara semua bakal calon, dinilai sangat efektif dalam memperebutkan suara milenial. Ia juga diketahui mempunyai relasi serta komunikasi yang baik hingga ke  pusat, hal tersebut tentulah akan mempermudah segala persoalan saat kepemimpinannya nanti.

"Selain itu, Ahmad Jahfar juga merupakan icon pemuda Kampung yang meniti karir hingga puncak kesuksesannya menjadi wakil ketua DPRD Tanjab Barat, ia juga disebu-sebut  merupakan sosok mantan santri di salah satu pondok pesantren yang selalu turun menyentuh akar rumput," jelas Khairun Najib.

Ditambahkannya, kualitas kepemimpinan di daerah saat ini sangat bergantung kepada keputusan seluruh partai politik. Karena menurutnya Parpol lah yang akan menyuguhkan sekaligus menjajakan para calon pimpinan daerah.

"Maka idealnya, parpol menjadi filter terkait kualitas tersebut. Selain secara pragmatis melihat calon yang digandrungi masyarakat, maka seharusnya parpol secara bersama sama juga harus memperhatikan mana figur figur yang dipandang layak dan mampu," terangnya.

Paling tidak, lanjutnya, bisa dilihat dari rekam jejak yang bersangkutan atau pernah terlontar gagasan, ide, atau hal apapun terkait persoalan pembangangunan dan sosial politik serta hal hal yang terkait dengan kedaerahan.

"Tentu sangat aneh jika partai politik punya kader yang jelas rekam jejaknya, tapi justru pada akhirnya malah mengusung bukan kader partai yang justru tidak pernah sama sekali bicara apapun terkait daerah. Itu sebuah kecelakaan saya kira," tukasnya Khairun Najib.

Menanggapi hal ini, Ahmad Jahfar ketika dikonfirmasi menyatakan semua bisa saja terjadi dan semua mungkin - mungkin saja. Sebagai kandidat sekaligus kader partai, Ahamad Jahfar mengatakan tentu yang harus dilakukan adalah terus menjaga komunikasi dengan siapapun dan membuka peluang apapun karena politik itu sangat dinamis.

"Belum ada (komunikasi, red) jika dengan bu Cici. Tapi komunikasi dengan semua parpol tentu intens saya lakukan," ujarnya.

Sementara, Cici Halimah saat dihubungi media ini belum berhasil dikonfirmasi. (wow)