Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Sementara

Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Sementara

IST

BEKABAR.ID, KERINCI - Aktivitas vulkanik Gunung Kerinci yang berada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, dilaporkan mengalami peningkatan pada Selasa malam (6/1/2025).

Seiring dengan kondisi tersebut, kegiatan wisata pendakian Gunung Kerinci resmi dihentikan sementara waktu. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi atas meningkatnya aktivitas vulkanik yang terpantau dalam beberapa hari terakhir, sekaligus untuk melindungi keselamatan pendaki serta menjaga kelestarian kawasan.

Penutupan jalur pendakian mulai diberlakukan sejak Selasa (6/1/2026) dan akan berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) Kerinci, David, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merujuk pada laporan Badan Geologi yang mencatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan di Gunung Kerinci.

Menurutnya, pemantauan dari pos pengamatan gunung api menunjukkan lonjakan gempa vulkanik dalam beberapa hari terakhir. “Informasi dari Badan Geologi menjadi dasar utama kami dalam mengambil kebijakan ini,” ujar David, Selasa (6/1/2026).

Selama masa penutupan, seluruh aktivitas di jalur pendakian dilarang, termasuk kegiatan berkemah, penelusuran jalur, maupun aktivitas wisata alam lainnya di area puncak gunung.

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, petugas ditempatkan di sejumlah pintu masuk jalur pendakian guna mencegah pengunjung memasuki kawasan yang ditutup.

David juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar mematuhi aturan tersebut dan tidak memaksakan diri untuk mendaki. “Penutupan ini semata-mata demi keselamatan bersama. Jalur pendakian akan kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman,” tegasnya.

Selain pertimbangan keselamatan, masa penutupan juga dimanfaatkan untuk pemulihan ekosistem, perawatan jalur pendakian, serta evaluasi standar keamanan wisata alam.

Pihak pengelola berharap dukungan dari seluruh pihak agar kebijakan ini dipatuhi demi keberlanjutan wisata Gunung Kerinci di masa mendatang. Informasi mengenai pembukaan kembali jalur pendakian akan disampaikan secara resmi melalui kanal BB TNKS dan pemerintah daerah setempat.

 Editor: Sebri Asdian