Listrik Diklaim Stabil, Warga Kerinci - Sungai Penuh Masih Gelap-Gelapan, Siapa yang Berbohong?

Listrik Diklaim Stabil, Warga Kerinci - Sungai Penuh Masih Gelap-Gelapan, Siapa yang Berbohong?

BEKABAR.ID, KERINCI – Klaim yang menyebut listrik di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tetap stabil saat blackout Sumatera menuai sorotan masyarakat. Faktanya di lapangan, warga di berbagai wilayah masih mengalami pemadaman bergilir hingga malam hari.


Sebelumnya dikatakan bahwa sistem kelistrikan dua daerah ini berjalan normal karena mendapat suplai langsung dari PLTA Kerinci Merangin Hidro (KMH).

Namun kondisi nyata yang dirasakan masyarakat justru berbeda. Sejumlah warga mengaku listrik masih padam bergantian di berbagai kecamatan, bahkan dengan durasi cukup panjang. Aktivitas rumah tangga, usaha kecil, hingga layanan internet masih terganggu akibat pasokan yang belum sepenuhnya normal.

“Kalau memang stabil, kenapa masih mati hidup bergiliran? Jangan bilang normal kalau masyarakat masih gelap-gelapan,” ujar salah seorang warga, Jumat (23/05/26).

Dia menilai narasi bahwa listrik sudah stabil terkesan terlalu dipaksakan dan tidak sesuai fakta lapangan. "Kami meminta pihak terkait lebih transparan dalam menyampaikan kondisi sebenarnya dibanding membangun opini seolah seluruh wilayah telah normal," celutuk dia.

Di sisi lain, sejumlah pemberitaan sebelumnya memang menyebut suplai PLTA KMH hanya digunakan sebagai bantuan sementara pasca gangguan transmisi dan blackout. Bahkan dalam laporan sebelumnya dijelaskan bahwa sistem listrik sempat dilakukan secara bergilir karena kapasitas pasokan terbatas.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait kapasitas riil suplai listrik dari PLTA tersebut. Sebab jika pasokan benar-benar stabil dan mencukupi, seharusnya pemadaman bergilir tidak lagi terjadi di tengah masyarakat.

Transparansi dinilai penting agar masyarakat tidak merasa dibohongi oleh narasi yang bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan.

Editor: Sebri Asdian