BEKABAR.ID, TANJABBARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi, S.IP., M.Han., dan unsur Forkopimda menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto secara virtual di lokasi KDKMP Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam, Sabtu (16/05).
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Anggota DPRD, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan
beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Bram
Itam, Lurah Bram Itam Kiri, jajaran perwira dan prajurit Kodim 0419/Tanjab, Kades,
para pendamping KDKMP, serta tokoh masyarakat setempat.
Peresmian 1.061 KDMP/KKMP secara
serentak di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tersebut menjadi tonggak penting
dalam upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan
kelurahan di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden
Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian koperasi tersebut bukan sekadar
seremoni pembangunan fisik, melainkan langkah strategis untuk membangun
kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Hari ini adalah hari yang
penting, tonggak bersejarah. Saya kira jarang ada negara yang mampu meresmikan
lebih dari seribu koperasi sekaligus dengan fasilitas yang sudah lengkap,” ujar
Presiden.
Menurut Presiden, koperasi yang
diresmikan telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang mulai dari gedung
operasional, gudang penyimpanan, sistem distribusi, logistik, hingga kendaraan
operasional seperti truk, mobil pikap, dan kendaraan roda tiga.
Presiden juga menjelaskan bahwa
awalnya pemerintah menargetkan peresmian sekitar 1.300 KDMP/KKMP. Namun, karena
sebagian koperasi masih dalam tahap penyempurnaan, jumlah yang diresmikan
akhirnya ditetapkan sebanyak 1.061 unit.
Ia turut mengungkapkan alasan di
balik angka tersebut. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo
de Sousa Mota, mengusulkan angka 1.061 karena apabila seluruh digit dijumlahkan
menghasilkan angka delapan, yang disebut Presiden sebagai angka kesukaannya.
“Ini hanya untuk penyemangat
saja. Yang terpenting adalah kita mampu mewujudkan program sebesar ini kurang
dari satu tahun,” kata Presiden.
Presiden menuturkan pembangunan
fisik koperasi dimulai sejak November 2025 dan berhasil rampung dalam waktu
sekitar tujuh bulan. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi besar bangsa
Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Presiden menekankan
pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama keberlangsungan bangsa.
Menurutnya, ketersediaan pangan jauh lebih penting dibanding hanya bergantung
pada impor.
“Survival bangsa bukan sekadar
mencari yang lebih murah, tetapi soal ada atau tidak. Karena kita lebih dulu
aman soal pangan, kita relatif lebih siap menghadapi krisis global,” tegas
Presiden.
Sementara itu, Menteri
Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program Koperasi
Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat
desa.
“Yang diresmikan hari ini bukan
hanya gedung, tetapi instrumen keadilan ekonomi bagi desa Indonesia,” ujar
Zulkifli Hasan.
Ia menyebut hingga saat ini
sebanyak 9.294 bangunan fisik KDMP/KKMP telah rampung dibangun dan jumlahnya
terus bertambah setiap hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.061 koperasi
telah siap beroperasi penuh dan diresmikan secara serentak.
Untuk mendukung operasional
koperasi, pemerintah juga tengah merekrut 30.000 manajer KDMP/KKMP serta 5.476
manajer Koperasi Nelayan Merah Putih guna memastikan pengelolaan koperasi
berjalan optimal dan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat
desa.
Pemerintah menargetkan lebih dari
30.000 KDMP/KKMP dapat selesai dibangun dan beroperasi penuh sebelum 16 Agustus
2026 mendatang. Program tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi
desa, memperkuat distribusi pangan nasional, membuka lapangan kerja, serta
meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Di kesempatan yang sama, Dandim
0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi menyampaikan komitmennya dalam mendukung
pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di setiap desa dan
kelurahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat guna memenuhi target yang telah
ditetapkan pemerintah pusat.
Menurut Dandim, keberadaan KDKMP
dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat
pedesaan, memperkuat distribusi pangan, serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.(*)


