BEKABAR.ID, KERINCI – Maraknya kasus biro perjalanan umrah yang gagal memberangkatkan jamaah membuat masyarakat perlu lebih cermat memilih penyelenggara perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Kepastian jadwal keberangkatan, transparansi biaya, hingga kualitas pelayanan menjadi sejumlah hal yang perlu diperhatikan calon jamaah.
Di tengah situasi tersebut, Mahira Tour, biro perjalanan umrah asal Kabupaten Kerinci, Jambi, menyatakan tetap menjalankan jadwal keberangkatan jamaah sesuai rencana. Perusahaan itu juga menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan biaya dan pelayanan selama perjalanan ibadah.
Direktur Mahira Tour, Khilal Hamdan, mengatakan pihaknya menempatkan kenyamanan dan ketenangan jamaah sebagai prioritas dalam penyelenggaraan perjalanan umrah.
Menurutnya, pelayanan tidak hanya berfokus pada pemberangkatan, tetapi juga mencakup fasilitas akomodasi, penerbangan, serta pendampingan selama jamaah menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kami ingin jamaah bisa beribadah dengan tenang tanpa dibebani persoalan pelayanan maupun biaya yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Karena itu, keterbukaan kepada jamaah menjadi hal penting bagi kami,” ujar Khilal, Senin (26/10/26).
Dia menjelaskan, fasilitas yang disiapkan mencakup akomodasi hotel, maskapai penerbangan, dan pendampingan ibadah oleh pembimbing berpengalaman. Fasilitas tersebut disesuaikan dengan paket yang dipilih dan disepakati bersama jamaah.
Selain pelayanan, persoalan biaya juga menjadi perhatian. Khilal menegaskan, Mahira Tour berkomitmen menjalankan pembiayaan sesuai kesepakatan awal dan tidak membebankan biaya tambahan yang tidak diinformasikan kepada jamaah.
“Kami berupaya memastikan seluruh fasilitas dan pembiayaan dijelaskan sejak awal. Jamaah harus mengetahui layanan apa yang mereka dapatkan sesuai paket yang dipilih,” katanya.
Sementara itu, Komisaris Mahira Tour, Nadirman Hamdan, menyebut perusahaan tersebut dibangun dengan tujuan memberikan layanan perjalanan ibadah yang amanah dan profesional bagi masyarakat Kerinci serta daerah sekitarnya.
Sebagai biro perjalanan yang didirikan putra daerah, Mahira Tour ingin menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Nadirman, kepercayaan jamaah merupakan hal penting bagi keberlangsungan usaha perjalanan ibadah. Karena itu, pelayanan dan keterbukaan informasi perlu menjadi perhatian sejak proses pendaftaran hingga jamaah kembali ke Tanah Air.
“Kami ingin masyarakat Kerinci dan sekitarnya memiliki pilihan layanan umrah yang mengutamakan amanah, kenyamanan, dan keterbukaan. Kepercayaan jamaah harus dijaga melalui pelayanan, bukan sekadar janji,” ujarnya, Senin (26/10/26).
Di tengah maraknya informasi mengenai travel umrah bermasalah, lanjut dia, masyarakat juga diimbau tidak hanya terpaku pada penawaran harga. Calon jamaah perlu memeriksa legalitas penyelenggara, rincian paket, jadwal keberangkatan, fasilitas yang dijanjikan, serta ketentuan pengembalian dana apabila terjadi kendala.
“Dengan memeriksa informasi tersebut sejak awal, calon jamaah dapat mengambil keputusan secara lebih cermat sebelum mempercayakan dana dan perjalanan ibadahnya kepada biro perjalanan umrah,” demikian kata dia.
Editor: Sebri Asdian









Komentar