BEKABAR.ID, KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Kerinci Journalism Award 2026. Ajang yang baru pertama kali diselenggarakan ini membuka kesempatan bagi wartawan, jurnalis, fotografer, videografer, hingga kontributor media di Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk berkompetisi melalui karya jurnalistik.
Kompetisi yang digagas melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kerinci tersebut menjadi salah satu agenda menyambut HUT ke-68 Kabupaten Kerinci tahun 2026. Panitia menyiapkan total hadiah Rp18 juta bagi para pemenang.
Kepala Diskominfo Kerinci, Yuldi Candra, mengatakan kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga memberi ruang bagi insan pers untuk mengangkat berbagai persoalan, potensi, dan perkembangan pembangunan di Kerinci.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus mengedukasi masyarakat. Karya jurnalistik juga dapat menjadi sarana memperkenalkan potensi daerah, mulai dari pertanian, perkebunan, pariwisata, budaya, infrastruktur, hingga pelayanan publik.
“Kami ingin mengajak seluruh insan pers untuk ikut memeriahkan HUT ke-68 Kabupaten Kerinci melalui karya-karya jurnalistik terbaik. Ini juga menjadi kesempatan bagi rekan-rekan wartawan untuk mengangkat potensi, perkembangan pembangunan, serta berbagai cerita inspiratif dari Kabupaten Kerinci agar semakin dikenal luas,” kata Yuldi.
Kerinci Journalism Award 2026 mengusung tema “Satu Karya, Sejuta Cerita untuk Kerinci”. Ada dua kategori yang diperlombakan, yakni berita online dan video pendek.
Anggota dewan juri dari unsur independen, A. Martono, menjelaskan peserta dapat memilih satu dari empat subtema yang disediakan panitia, yaitu infrastruktur jalan, pertanian dan kesejahteraan petani, pelayanan kesehatan, serta pariwisata dan budaya.
Untuk kategori berita online, karya harus memiliki panjang minimal 400 kata, memenuhi unsur 5W+1H, dan sudah dipublikasikan di media online masing-masing. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal tiga karya.
Sementara kategori video pendek memiliki durasi 1–3 menit. Peserta dapat menggunakan format vertikal 9:16 atau horizontal 16:9 dengan kualitas minimal Full HD 1080p. Video juga wajib dipublikasikan melalui akun media sosial resmi peserta.
Khusus kategori video, peserta diwajibkan mencantumkan tagar #KerinciJournalismAward2026 serta menandai akun Instagram @kominfo.kerinci dan akun Facebook serta TikTok Kominfo Kerinci.
Martono berharap peserta tidak hanya mengejar tampilan menarik, tetapi juga memperhatikan kekuatan informasi, kedalaman materi, kreativitas, serta akurasi dalam menggambarkan kondisi dan potensi Kabupaten Kerinci.
“Setiap karya hendaknya tidak hanya menarik secara penyajian, tetapi juga memiliki kekuatan informasi, kedalaman materi, dan mampu menggambarkan kondisi serta potensi Kabupaten Kerinci,” jelasnya.
Pendaftaran sekaligus pengiriman karya dibuka pada 5–13 November 2026. Setelah itu, panitia akan melakukan verifikasi dan penilaian pada 14–15 November. Pemenang dijadwalkan diumumkan sekaligus menerima hadiah pada 16 November 2026.
Seluruh proses pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara daring melalui laman resmi yang disediakan panitia.
Melalui ajang perdana ini, Pemkab Kerinci berharap lahir lebih banyak karya jurnalistik yang tidak hanya mengangkat capaian pemerintah, tetapi juga merekam persoalan di lapangan, menyuarakan kebutuhan masyarakat, serta memperkenalkan kekayaan daerah kepada publik.
Editor: Sebri Asdian












Komentar