BEKABAR.ID, KERINCI – Prestasi membanggakan diraih Alifya Ramadhani, mahasiswi asal Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci. Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci itu berhasil meraih Juara 3 kategori Suara/Narasi Terbaik dalam Lomba Video Presentasi Mahasiswa pada ajang Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2026.
Alifya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kerinci.
Penghargaan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Alifya. Kemampuannya menyampaikan gagasan melalui video presentasi mengantarkannya meraih penghargaan dalam kompetisi akademik tersebut.
Kabar prestasi itu juga disambut bahagia oleh kedua orang tuanya, Bendra Irawan dan Suasana Warni. Keduanya mengaku bangga atas pencapaian putrinya yang berhasil membawa nama keluarga dan daerah melalui prestasi akademik.
Bendra Irawan mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari usaha, ketekunan, dan kemauan Alifya untuk terus belajar. Ia berharap penghargaan itu tidak membuat putrinya cepat berpuas diri.
“Kami sebagai orang tua tentu sangat bangga dan bersyukur. Apa yang diraih Alifya hari ini menjadi kebahagiaan bagi keluarga. Semoga ini menjadi motivasi baginya untuk terus belajar, berkarya, dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Bendra, Rabu (04/11/26).
Senada, Suasana Warni juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan putrinya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi Alifya untuk terus mengembangkan kemampuan dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.
“Sebagai ibu, saya hanya berharap Alifya tetap rendah hati, terus semangat belajar, dan jangan pernah berhenti berusaha. Prestasi ini bukan akhir, tetapi awal untuk mencapai cita-cita yang lebih besar,” tuturnya, Rabu (04/11/26).
Prestasi Alifya turut mendapat apresiasi dari Rektor IAIN Kerinci, Prof. Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si. Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan mahasiswa IAIN Kerinci memiliki potensi dan kreativitas untuk berkompetisi melalui karya akademik.
Menurut Rektor, kemampuan menyampaikan gagasan secara kreatif dan menarik merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa, terutama di tengah perkembangan teknologi digital.
Ia berharap pencapaian Alifya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, mengikuti kompetisi, dan menghasilkan karya yang membanggakan.
Keberhasilan Alifya sekaligus membawa kebanggaan bagi masyarakat Koto Majidin. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa dari daerah juga memiliki kesempatan untuk tampil dan bersaing melalui kemampuan serta karya yang dihasilkan.
Editor: Sebri Asdian










Komentar