BEKABAR.ID, JAMBI – Peningkatan produksi pertanian, pembangunan infrastruktur, hingga proyek strategis di Provinsi Jambi menjadi sejumlah capaian yang dipaparkan dalam Rapat Paripurna HUT ke-69 Provinsi Jambi. Namun, Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat, Hamdani, mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan harus diukur dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurut Hamdani, capaian makro pembangunan tidak boleh hanya menjadi angka dalam laporan pemerintah. Pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik harus menjadi perhatian, terutama bagi kabupaten yang memiliki potensi ekonomi besar seperti Tanjung Jabung Barat.
“Capaian pembangunan tentu patut diapresiasi. Tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana dampaknya dirasakan masyarakat. Infrastruktur harus membuka akses ekonomi, sektor pertanian dan perikanan harus semakin produktif, serta pelayanan publik harus semakin mudah dijangkau,” kata Hamdani.
Ia menilai, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota perlu diperkuat agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kebijakan di tingkat provinsi harus mampu menjawab kebutuhan daerah, termasuk persoalan infrastruktur, konektivitas, ekonomi masyarakat, dan pelayanan dasar.
Bagi Tanjung Jabung Barat, Hamdani menyebut penguatan infrastruktur dan sektor produktif menjadi hal penting. Sebagai daerah yang memiliki potensi perkebunan, pertanian, perikanan, serta aktivitas perdagangan, dukungan pembangunan diperlukan agar potensi tersebut memberi nilai tambah bagi masyarakat.
“Jangan sampai pembangunan hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu. Daerah-daerah juga harus mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing. Pemerataan ini penting agar pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan lebih luas,” lanjutnya.
Hamdani juga mengingatkan agar target pembangunan Jambi menuju 2029 disertai perencanaan yang terukur. Pemerintah perlu memastikan setiap program memiliki sasaran yang jelas, pelaksanaan yang efektif, serta evaluasi terhadap hasilnya.
“Yang perlu dijaga adalah kesinambungan program. Jangan hanya mengejar target pembangunan, tetapi pastikan manfaatnya sampai kepada masyarakat, baik dalam bentuk peningkatan pendapatan, kesempatan kerja, maupun kualitas pelayanan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris memaparkan sejumlah capaian pembangunan dalam Rapat Paripurna HUT ke-69 Provinsi Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (6/1/2026).
Di antaranya pembangunan Sekolah Rakyat berasrama di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan nilai investasi Rp446,4 miliar. Gubernur juga menyebut produksi padi meningkat 30,43 persen menjadi 366.540 ton Gabah Kering Giling (GKG), yang didukung pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi.
Sejumlah proyek strategis turut disampaikan, seperti Jalan Tol Jambi-Rengat segmen Jaluko, Jembatan Sungai Rambut sepanjang 1,2 kilometer, serta revitalisasi Kawasan Candi Muaro Jambi.
Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat turut hadir bersama Gubernur Jambi, Wakil Gubernur, para kepala daerah se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, anggota DPR RI dan DPD RI daerah pemilihan Jambi, serta pimpinan DPRD kabupaten/kota.







Komentar