Berangkatkan Jamaah Umrah dari Jambi, Mahira Tour Siapkan Mutawif hingga Tour Leader

BEKABAR.ID, JAMBI – Mahira Tour resmi melepas keberangkatan jamaah umrah menuju Tanah Suci Makkah dan Madinah, Kamis (22/10/2026). Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi.

Pelepasan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Mahira Tour, mulai dari komisaris, direktur hingga perwakilan cabang. Kehadiran mereka untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan kesiapan jamaah sebelum memulai perjalanan ibadah.

Dalam sambutannya, Direktur Mahira Tour Khilal Hamdan berpesan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Jamaah juga diminta tidak khawatir terkait bimbingan ibadah maupun kebutuhan teknis selama perjalanan.

“Bapak dan Ibu sekalian, selamat jalan menuju Baitullah. Niatkan hati yang tulus dan fokus ibadah dengan tenang dan khusyuk. Insyaallah, mutawif kami siap mendampingi serta membimbing langsung langkah demi langkah jamaah selama di Tanah Suci,” ujar Direktur Mahira Tour.

Untuk mendukung kelancaran ibadah, Mahira Tour menyiapkan tim mutawif profesional, tour leader, serta tim operasional. Tim tersebut bertugas mendampingi jamaah, memberikan bimbingan ibadah, dan menangani kebutuhan teknis, termasuk pengelolaan bagasi.

Selain kesiapan pendampingan, pihak travel juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan keselamatan selama berada di Tanah Suci. Seluruh jamaah diwajibkan mengenakan syal dan kartu identitas atau ID card setiap kali beraktivitas di luar kamar hotel.

Ketentuan tersebut terutama berlaku saat jamaah berada di bandara, Masjid Nabawi, Masjidil Haram, maupun ketika mengikuti kegiatan city tour.

Direktur Mahira Tour menjelaskan, syal dan ID card memuat informasi penting, mulai dari identitas jamaah, nama hotel, hingga nomor kontak mutawif dan tour leader.

“Atribut ini memuat identitas diri, nama hotel, hingga nomor kontak mutawif dan tour leader. Penggunaan syal dan kartu identitas sangat penting untuk memudahkan pengawasan serta mempercepat penanganan apabila ada jamaah yang terpisah di tengah keramaian,” tegasnya.

Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama sebelum rombongan melanjutkan tahapan keberangkatan. Mahira Tour menyatakan pemantauan perjalanan akan dilakukan sejak keberangkatan hingga jamaah kembali ke Tanah Air, guna mendukung keamanan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah umrah.

Editor: Sebri Asdian

Komentar