Kerinci Turunkan 38 Peserta di MTQH Jambi, Targetkan Prestasi dari Talenta Lokal

BEKABAR.ID, KERINCI – Kabupaten Kerinci mengirim 38 peserta untuk berlaga di Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 di Kota Jambi. Kafilah Kerinci akan mengikuti sembilan dari total 12 cabang perlombaan dengan mengandalkan putra-putri daerah.

Bupati Kerinci Monadi melepas keberangkatan kafilah tersebut. Total rombongan berjumlah 78 orang, terdiri atas 38 peserta, 10 pelatih, dan 30 official.

Keikutsertaan tahun ini membawa semangat pemberdayaan talenta lokal. Pemerintah Kabupaten Kerinci ingin memberikan ruang kepada putra-putri daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam ajang keagamaan tingkat provinsi.

“Kita ingin memberikan kesempatan kepada talenta lokal, putra-putri terbaik Kerinci, untuk menjadi representasi daerah dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujar Monadi dalam sambutannya.

Monadi meminta para peserta mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kekompakan, serta tampil percaya diri saat berhadapan dengan peserta dari kabupaten dan kota lain.

Menurutnya, prestasi tetap menjadi harapan, tetapi keikutsertaan dalam MTQH juga harus menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan hadis.

“Raihlah prestasi dengan penuh percaya diri, tetapi ingat bahwa tujuan utama MTQH bukan hanya mencari juara. Lebih dari itu, bagaimana menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan hadis serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Kerinci Ikuti 9 dari 12 Cabang

Kabag Kesra Pemkab Kerinci, Herlius, menyampaikan informasi mengenai kesiapan kafilah, komposisi peserta, cabang yang diikuti, serta jadwal keberangkatan menuju Kota Jambi.

Dari 12 cabang yang diperlombakan, Kerinci mengikuti sembilan cabang, meski tidak seluruh golongan pada setiap cabang diikuti.

Cabang yang diikuti meliputi tilawah anak-anak, tartil Al-Qur’an, tilawah remaja dan dewasa, qira’at mujawwad, tahfiz 1–5 juz, tahfiz 10, 20, dan 30 juz putra, fahmil Qur’an putra, syarhil Qur’an putra dan putri, serta khat Al-Qur’an kategori kontemporer dan dekorasi putri.

Kafilah Kerinci juga mengikuti Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) untuk putra dan putri.

Monadi mengingatkan seluruh anggota kafilah agar menjaga nama baik daerah melalui sikap santun, disiplin, rendah hati, dan menjunjung sportivitas. Kesehatan, kesiapan mental, serta konsentrasi selama perlombaan juga menjadi perhatian.

Ia berharap para peserta tidak merasa rendah diri saat berhadapan dengan wakil daerah lain. Kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah, menurutnya, menjadi bagian penting dalam upaya meraih hasil terbaik.

Pelepasan kafilah tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci Murison selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kerinci, Sekda Kerinci Zainal Efendi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kerinci Pahrizal, serta jajaran kepala OPD dan camat.

Bagi Kerinci, hasil MTQH nantinya tidak hanya menjadi catatan prestasi daerah, tetapi juga dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta cabang lainnya. Konsistensi pembinaan diharapkan mampu memperkuat kualitas talenta lokal untuk menghadapi kompetisi berikutnya. (*)

Komentar